Asalamualaikum Wr Wb, Semoga semuanya dalam keadaan sehat dan senantiasa mendapatkan Perlindungan Allah SWT. Aamiin .
Alhamdulillaah kita sudah Masuk Pada tengah Semester 1, maka kita akan adakan evaluasi pembelajaran selama setengah semester ini dengan mengisi petanyaan pada link berikut ini:
Asalamualaikum Wr Wb, Semoga semuanya dalam keadaan sehat dan senantiasa mendapatkan Perlindungan Allah SWT. Aamiin .
Alhamdulillaah kita sudah Masuk Pada tengah Semester 1, maka kita akan adakan evaluasi pembelajaran selama setengah semester ini dengan mengisi petanyaan pada link berikut ini:
Asalamualaikum Wr Wb, Semoga semuanya dalam keadaan sehat dan senantiasa mendapatkan Perlindungan Allah SWT. Aamiin .
Alhamdulillaah kita sudah Masuk Pada tengah Semester 1, maka kita akan adakan evaluasi pembelajaran selama setengah semester ini dengan mengisi petanyaan pada link berikut ini:
Asalamualaikum Wr Wb, Semoga semuanya dalam keadaan sehat dan senantiasa mendapatkan Perlindungan Allah SWT. Aamiin .
Alhamdulillaah kita sudah Masuk Pada tengah Semester 1, maka kita akan adakan evaluasi pembelajaran selama setengah semester ini dengan mengisi petanyaan pada link berikut ini:
Asalamualaikum Wr Wb, Semoga semuanya dalam keadaan sehat dan senantiasa mendapatkan Perlindungan Allah SWT. Aamiin .
Alhamdulillaah kita sudah Masuk Pada tengah Semester 1, maka kita akan adakan evaluasi pembelajaran selama setengah semester ini dengan mengisi petanyaan pada link berikut ini:
Asalamualaikum Wr Wb, Semoga semuanya dalam keadaan sehat dan senantiasa mendapatkan Perlindungan Allah SWT. Aamiin .
Alhamdulillaah kita sudah Masuk Pada tengah Semester 1, maka kita akan adakan evaluasi pembelajaran selama setengah semester ini dengan mengisi petanyaan pada link berikut ini:
Asalamualaikum wr wb. Semoga kita semuanya ada dalam lindungan Allah SWT. Untuk Pembelajaran Hari ini kita melanjutkan tentang Al-Khaliq selanjutnya kita tonton dulu Video pada link berikut ini ! https://www.youtube.com/watch?v=_WCeAqn8sAc Kemuudian ini tugas yang ada dalam Video tersebut;
Tugas
1.Siapakah
Al-Kholiq itu?
2.Apa
yang dimaksud dengan mahluk?
3.Apa
tugas manusia terhadap Allah
SWT?
4.Apa
tugas manusia terhadap alam yang diciptakanNya?
Jawaban silahkan di tulis di kertas selembar dan dikumpulkan ketika mengambil tugas baru
Selamat Belajar
Terimakasih
Kamis, 17 September 2020
Asalamualikum wr wb Semoga semuanya sehat selalu dan ada dalam lindungn Allah swt. Mohon Maaf untuk Hari ini remedial Ulangan Materi Surat An-Nasr ya karena mungkin datanya tidak terekam google sheet nya jadi yang masuk Datanya hanya ada 10 Orang 👌👌👌
Jazakumullah khoir Selamat mengerjakan untuk selanjutnya silahkan kalian pelajari materi di bawah ini !
Bismillaahhirrahmanirrahiim
Aslamulaikuk wr wb
pada kesempatan kali ini kita akan mengenal salah satu nam Allah yaitu Al-Ahad
artinya Allah Maha Esa
Adapun tujuan dari
pembelajaran dari yang akan kita pelajari adalah :
Kalian
mampu :
1)Menyebutkan arti Allah Swt. Maha Esa
dengan benar.
2)Menyebutkan bukti Allah Swt. Maha Esa
dengan benar.
3)Menyebutkan cara meyakini bahwa Allah
Swt. Maha Esa dengan benar.
4)Menjelaskan bahwa Allah Swt. Maha Esa
dengan benar.
5)Melakukan pengamatan terhadap diri
sendiri sebagai implementasi
6)iman terhadap keesaan Allah Yang Maha
Pencipta.
7)Melakukan pengamatan terhadap makhluk
ciptaan Allah Swt. Yang dijumpai di sekitar rumah dan sekolah sebagai bentuk
pengamalan (implementasi) iman terhadap keesaan Allah Yang Maha Pencipta.
Sebelum di mulai
pembelajaran Silahkan dilihat dulu video berikut ini tentang Allah Al Ahad
Selanjutnya kita baca dulu QS al-ikhlash dan artinya:
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ هُوَ اللّٰهُ
اَحَدٌۚ
اَللّٰهُ
الصَّمَدُۚ
لَمْ
يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ
وَلَمْ
يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ
Dengan nama
Alloh Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
1.Katakanlah: "Dialah Alloh, Yang Maha
Esa.
2.Alloh tempat meminta segala sesuatu.
3.Dia(Alloh)tidakmempunyaianakdantidak pula
dilahirkan sebagai anak,
4.dan tidak adaseorangpun yang setara dengan Dia (Alloh)".
Allah Swt. hanya
satu, Maha Esa.
Allah Maha Esa
artinya Allah Swt. adalah satu dan tidak ada Tuhan selain Allah Swt. Hanya
Allah Swt. yang wajib kita sembah.
Allah Swt. tidak
beranak dan tidak pula diperanakkan.
Tidak ada sesuatu
pun yang bisa menyamai-Nya.
Allah Swt. berbeda
dengan makhluk
Allah Maha Esa
artinya Allah hanya satu. Allah Swt. tidak membutuhkan yang lain. Allah Swt. tidak punya sekutu
(sesuatu yang menyamainya, sama dengannya
atau menyerupainya).
Allah Swt. hanya
satu, juga berarti Allah Swt. bukan banyak yang menjadi satu.
Dahulu banyak orang
mengira tuhan ada banyak. Tuhan dianggap memiliki sekutu, yang disebut dewa. Ada dewa matahari,
dewa api, dewa air, dll.
Ada juga yang
mengira sekutu Allah adalah anaknya sendiri. Semua ini sangkaan yang keliru, yang benar Allah Maha
Esa artinya Allah hanya satu.
Bagaimana mungkin
Allah Swt. punya sekutu? Bayangkan kalau di dunia ini ada dua tuhan, pasti
keadaannya kacau karena dua tuhan bisa memiliki dua keinginan. Misalnya yang
satu mau menghidupkan, sementara yang satu mau menghancurkan. Jadi kacaulah dunia ini
kalau sampai tuhan ada dua, apalagi
lebih.
Demikian pula kalau
Allah Swt. dianggap punya anak, lalu
siapa ayahnya,
kakeknya? Jadi semua anggapan ini adalah keliru.
Apa tugas kita
setelah beriman bahwa Allah Maha Esa?
Kita harus
mengingat-Nya selalu. Hanya kepada-Nya kita berharap, tidak pada yang lain.
Tidak boleh ada tuhan lain.
Segala ibadah yang
kita lakukan hanya untuk Allah Swt.
Oleh karena itu,
kita:
1. Harus beribadah
hanya kepada Allah Swt.
2. Tidak boleh
menghambakan diri kepada selain Allah Swt.
3. Tidak boleh
menyekutukan Allah Swt. dengan sesuatu apa pun.
4. Tidak boleh
meyakini pada ramalan ramalan nasib.
5. Selalu
memperbanyak zikir kepada Allah Swt.
Rabu, 16 September 2020
Asalamualaikum wr wb
Untuk Hari ini Kita akan melanjutkan Pembelajajaran tentang Anak Sholih yaitu tentang
A)Amanah
B)Hormat dan Patuh kepada Orang Tua dan Guru
Sebagai umat Islam kita diwajibkan untuk beriman kepada Para Nabi dan rasul yang salah satu bentuk keimanan kita kepada Nabi dan rasul adalah mencontoh kehidupan Para Nabi dan rasul tersebut.
Sebagai umat terakhir kita beriman pada Nabi terakhir yaitu Nabi Muhammad S.A.W. Rasulullah Muhammad s.a.w. merupakan cotoh atau teladan ideal yang patut kita ikuti.
2. Amanah.
Dalam bahasa Arab, kata amanah berarti titipan, kewajiban, ketenangan, kepercayaan, kejujuran, dan kesetiaan.
Dalam arti luas yaitu menunaikan segala sesuatu yang dititipkan dan dipercayakan kepada seseorang.
Allah SWT memerintahkan kita untuk berbuat amanah, sebagai firman-nya, "sungguh, Allah menyuruhmu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia hendaknya kamu menetapkannya dengan adil. Sungguh, Allah yang memberi pengajaran kepadamu. Sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Melihat." (QS AN-Nisa' [4]: 58)
Nabi Muhammad Saw. Memiliki sifat amanah sejak kecil. Dengan sifat itulah, masyarakat Arab menghormati beliau.
Pada usia 12 tahun, Nabi Muhammad saw. mulai berdagang ke Syam bersama pamannya. Dalam berdagang, beliau selalu bersikap amanah (terpercaya). Barang dagangan yang dititipkan kepadanya dijaga dengan baik. Mengingat sikapnya itu, beliau mendapatkan gelar al-Amin, artinya orang yang dapat dipercaya.
Nabi Muhammah Saw. Dijuluki oleh penduduk Makkah dengan gelar Al-Amin, yang artinya terpercaya, jauh sebelum beliau diangkat menjadi nabi.
Apapun yang beliau ucapkan, penduduk Makkah mempercayai karena beliau bukanlah pembohong. Mustahil Nabi Muhammad Saw.
Seperti contoh ketika itu orang-orang Mekah sedang memugar kabah, mereka hampir berperang karena berebut untuk meletakan kembali Hajar Aswad ( Batu Hitam) pada posisi semula, mereka berebut dan merasa orang yang paling berhak meletakan batu tersebut ke tempatnya kembali.
Akhirnya mereka bersepakat untuk meminta bantuan pada Rasulullah yang pada waktu itu beliau belum menjadi Rasul.
Ketika beliau Mau berhijrah ke Madinah pun beliau berhijrah setelah selesai mengembalikan barang-barang orang mekah yang dititipkan kepadanya
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad), dan (juga) janganlah mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui." (QS. Al-Anfaal [8]: 27)
Sebagai umat Nabi Muhammad saw., kita harus meneladani perilakunya,
misalnya:
• rajin belajar;
• menjaga nama baik orang tua kita;
• mengerjakan tugas sekolah;
• menjaga nama baik guru dan sekolah.
A. Hormat dan Patuh kepada Orang Tua dan Guru
Ayah dan ibu telah berjasa mengasuh dan memelihara kita. Kita harus patuh kepada mereka berdua. Hormat dan patuh kepada orang tua adalah perintah Allah.
“Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orangtuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orangtuamu. Hanya kepada Aku kembalimu.” (Q.S Luqman/31:14).
Beberapa contoh sikap anak menghormati dan patuh kepada orang tua adalah:
1. Patuh dan taat bila dinasihatinya;
2. Rajin salat dan belajar untuk memenuhi harapannya.
3. Sanggup membantu di rumah sesuai kemampuan
4. Selalu ingat untuk mendoakannya, seperti doa berikut:
“Ya Allah ampunilah aku dan kedua orang tuaku. Sayangilah mereka
sebagaimana mereka menyayangiku di waktu kecil.”
Berikut ini Kisah Seorang Anak yang berbakti kepada kedua orang tuannya yang terasing di Bumi tetapi berkat baktinya pada orangtua beliau terkenal di langit.
Selamat menyaksikan:
Kita juga diharuskan hormat kepada sesama anggota keluarga, misalnya:
hormat kepada kakak dan sayang kepada adik. Selain itu, kita juga wajib hormat
dan patuh kepada guru. Beliau telah berjasa mendidik dan mengajarkan ilmu
yang bermanfaat.
Lalu, bagaimanakah cara kita menghormati guru?
TUGAS !
Untuk tugasnya silahkan kalian Baca materi pada buku Paket PAI kelas 4 Bagaiman Cara menghormati Guru, Kemudian tuliskan tiga contoh Menghormati Guru !
"Jawabnnya silahkan kalian tulis di kertas satu lembar dan di kumpulkan ketika pengambilan tugas Baru!"
untuk Pelajaran Hari Ini cukup sekian dulu terima kasih jazakumullah khoir.
Alhamduliullaah Washolatu Wasalamu A'la rasulillaah untuk Hari Ini silahkan kalian, Lihat dulu tayangan berikut ini materi tentang Hormat dan Patuh Pada Orang Tua:
terima kasih semoga bermanfaat. dan untuk tugasnya baca kembali materi yang kemarin!
kemudian Jawablah pertanyaan di Bawah INI:
1. Jelaskan apa pengertian Cita-Cita?
2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Orang Sholih!
3. Berilah contoh Kejujuran Pada diri sendiri yang bisa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari !
Jawabannya silahkan di tulis di kertas seembar dan dikumpulkan ketika pngambilan tugas baru.
Jangan lupa tugasnya diberi nama ya!
Terima kasih semoga kita semua tetap ada dalam lindungan Allah SWT dan di beri kesehatan sepanjang masa, aamiin
Senin, 14 September 2020
Asalamualaikum wr wb Bagaimana Kabarnya Hari Ini? Semoga semuanya da dlam Lidungan Allah SWT Alhamduliullaah Washolatu Wasalamu 'al a Rasulillaah Sebelum dilanjutkan Bapa mengulas dulu Materi Seputar hari Kiyamat yang berhubungan dengan Alam yang telah, sedang, dan akan dialami manusia yuk kita lihat dulu tayangan berikut ini:
itulah sedikit ulasan materi Seputar hari Kiyamat yang berhubungan dengan Alam yang telah, sedang, dan akan dialami manusia. Selanjutnya yu kita lanjutkan Pembelajaran hari ini dengan membaca materi di bawah ini ! Pada kesempatan ini kita akan Belajar tentang Makna dari Asmaul Husna : Ash-Shamad, Al-Muqtadir, Al-Muqaddim, dan Al-Baqi. Untuk lebih jelasnya yu Kita baca dulu apa tujuan dari Pembelajaran Kali ini?
Tujuan Pembelajaran
Siswa Dapat :
Meyakini adanya Allah Swt. tempat meminta, Maha
Berkuasa, Maha Mendahulukan dan Maha Kekal.
Menunjukkan sikap peduli sebagai implementasi
dari pemahaman makna al-Asmu’u al-Husna: Ash-Shamad, Al-Muqtadir, Al-Muqaddim,
dan Al-Baqi.
Memahamimakna al-Asmu’u al-Husna: Ash-Shamad, Al-Muqtadir, Al-Muqaddim, dan
Al-Baqi.
Membaca al-Asmu’u al-Husna: Ash-Shamad, Al-Muqtadir,
Al-Muqaddim, dan Al-Baqi.
Untuk Selanjutnya yu kita baca Materi di bawah ini :
1.Ash-Shamad
Anak-anak, tahukah arti kata Ash-Shamad artinya Maha Dibutuhkan (tempat meminta). Allah Swt. Maha Dibutuhkan,
Allah Swt. menjadi tempat manusia
bersandar. Manusia harus mengakui sifat Maha Dibutuhkannya Allah
Swt. dalam perilaku sehari-hari. Kita suka
memberikan bantuan seperti Allah Swt. senantiasa
membantu kita.
Anak-anak, pernahkah kalian melihat kumpulan
semut yang menggotong makanan bersama-sama? Kita jangan kalah dengan semut.
Kawanan semut sangat peduli terhadap
beban kawannya. Bahkan, ketika bertemu dengan sesamanya, semut selalu menyapa. Perilaku semut ini dapat
kita ambil pelajaran. Betapa indahnya
kita bertemu dengan kawan saling menyapa dan membantu.
2.al-Muqtadir
Arti al-Muqtadiradalah Mahakuasa atau Maha
Menentukan. Allah Swt.
Mahakuasa, alam semesta beserta isinya adalah
di bawah kekuasaan Allah Swt..
Seperti gunung-gunung yang berdiri tegak,
sungai-sungai yang panjang berliku,
tanaman, binatang yang ada di darat dan di laut
beraneka rupa. Oleh sebab itu,
kita mensyukuri segala kekuasaan Allah Swt.
3.al-Muqaddim
Arti al-Muqaddim adalah Maha Mendahulukan.
Artinya, Allah Swt. Maha Mendahulukan
atas apa yang diciptakan-Nya. Nah, anak-anak, tentu kalian sudah tahu kursi
atau meja yang ada di rumah atau di sekolah. Kursi dan meja dibuat oleh tukang
kayu. Siapakah yang lebih dulu ada, tukang kayu atau kursi dan meja?
Tentu saja tukang kayu lebih dulu ada daripada
kursi dan meja. Begitu juga Allah Swt. lebih dulu ada daripada makhluk
ciptaan-Nya.
4.Al-Baqi
Nama indah Allah Swt. yang terakhir dibahas
pada kesempatan ini adalah Al-Baqi. Apa arti Al-Baqi ? Al-Baqi adalah Yang Mahakekal. Ada peristiwa, gunung
api meletus, banjir bandang, banjir dan kebakaran yang merusak lingkungan. Hal
itu menandakan segala sesuatu di atas bumi ini tidak kekal atau rusak.
Sebaliknya,
Allah Swt. Mahakekal. Manusia juga tidak kekal.
Lihat saja proses manusia dari lahir sampai dengan meninggal.
1.Mengakui Sifat Ash-Shamad.
Ayo anak-anak, mengulang bacaan dan makna Ash-Shamad.hingga
hafal!
Mengulang-ulang bacaan Asmau’ul husna merupakan
perbuatan mulia.
Mengulang bacaan Asmau’ul husna menjadi doa.
Bukankah makna Ash-Shamad.
adalah Yang Maha Dibutuhkan? Lihat ayat kedua
Q.S. al-Ikhlās yaitu:
Artinya: ”Allah Swt. tempat meminta segala
sesuatu.” Jadi, kita pun harus selalu
mohon bantuan hanya kepada Allah Swt. Apa yang
dapat kita terapkan daripengakuan atas sifat Ash-Shamad ? Sifat Ash-Shamad
antara lain sebagai berikut.
a.Menjadikan Allah Swt. sebagai tempat meminta yang utama dalam semua
keinginan kita yang baik.
b.Berusaha
menjadi orang bermanfaat bagi orang lain dalam kehidupan sehari-hari.
c.Berusaha membantu teman, di sekolah ataupun di rumah dengan tenaga,
pikiran, dan tutur kata yang santun.
2.Mengakui Sifat Al-Muqtadir
Bacalah berulang-ulang lafaz dan makna
al-Muqtadir hingga hafal. Arti al-Muqtadir adalah Mahakuasa atau Maha
Menentukan. Segala makhluk ciptaan Allah Swt. yang ada di atas dunia ini hidup,
bergerak atau mati atas kuasa dan ketentuan
Allah Swt..
Anak-anak, pernahkah kalian merenungkan tentang
bentuk tubuh kita?
Kita bernapas dan sangat membutuhkan udara.
Andaikata, kamu tidak diberi Allah Swt. udara untuk bernapas, tentunya kamu
akan sesak napas seperti ikan yang
diletakkan di atas tanah dan tidak diberi air.
Juga gunung-gunung api meletus mengeluarkan material yang banyak
sehingga merusak rumah-rumah di
sekitarnya, bahkan bisa menelan korban jiwa, dan masih banyak lagi bencana alam yang menelan korban. Semua peristiwa
tersebut terjadi atas izin Allah Swt..
Allah Swt. mudah saja untuk menciptakan dan
juga untuk menghancurkannya
Artinya:”Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata kepadanya, ”Jadilah!” Maka jadilah
sesuatu itu.”
Ayat di atas mengisyaratkan, bahwa Allah Swt.
Mahakuasa atas semua makhluk ciptaan-Nya.
Bagi Allah Swt., mudah saja untuk menciptakan atau menghancurkannya. Oleh sebab itu, marilah kita
terapkan sifat al-Muqtadir.
a.Menjadikan Allah Swt. sebagai tempat berlindung.
b.Berlomba-lombalah untuk mencari amal kebaikan karena kita tidak tahu
kapan bencana datang.
c.Dan
lain-lain.
3.Mengakui Sifat Al-Muqaddim
Ayo anak-anak, bacalah berulang-ulang bacaan
dan arti al-Muqaddim hingga hafal. Pahamilah makna al-Muqaddim,yaitu Allah Yang
Maha Mendahului. Allah Swt.yang harus kita sembah dan lidah kita selalu
menyebut nama-Nya.
Anak-anak, marilah kita mengakui sifat
al-Muqaddim.
a.Dalam
berbuat kebaikan, hendaknya kita lebih dulu berbuat.
b.Mengerjakan sesuatu yang bermanfaat untuk masa depan dan jangan
mengerjakan perbuatan yang sia-sia dan merugikan orang lain.
c.Jangan menunda-nunda pekerjaan, terutama belajar.
d.Mendahulukan kepentingan umum daripada kepentingan diri sendiri.
4.Mengakui Sifat Al-Baqi
Ayo anak-anak, bacalah berulang-ulang bacaan
dan makna al-Bāqa hingga hafal.
Pahamilah makna Al-Baqi, yaitu Allah Swt. Yang
Mahakekal. Allah Swt. Yang Mahakekal
menjadi tumpuan harapan kita. Pernahkah kalian membaca kisah Nabi Ibrahim a.s.
yang mencari Tuhan untuk disembah? Nabi Ibrahim a.s. pernah menganggap bulan
sangat kekal
dapat menyinari kegelapan malam, tetapi ketika siang tiba, sinar bulan lenyap.
Kemudian, Nabi Ibrahim a.s. menganggap matahari sangat kekal dengan sinarnya
yang panas, tetapi ketika malam tiba, sinar yang menyengat lenyap, bulan dan
matahari tak pantas untuk disembah.
Demikianlah perjalanan Nabi Ibrahim a.s. menuju pengakuan kepada
Allah Swt. Yang Mahakekal.
Setiap ciptaan Allah Swt. akan hancur atau
tidak abadi. Hanya Allah Swt. yang kekal
abadi. Allah Swt. Yang Mahakekal itulah yang harus kita sembah dan lidah kita selalu bertasbih kepada-Nya.
Pernahkah kalian melihat rumah atau bangunan
kantor atau pasar terbakar?
Atau, banjir datang menenggelamkan rumah
sehingga banyak harta benda yang hanyut atau terendam banjir? Berarti segala
harta benda, kemewahan di atas dunia ini
tidak kekal.
Karena hidup kekal hanya di akhirat. Berikut contoh ketidakkekalan
manusia.
a.Ketahuilah, bahwa masa kanak-kanak tidak kekal, suatu saat kita pasti
menjadi tua renta dan mati.
b.Waktu
yang ada akan cepat berlalu dengan peredaran bulan dan matahari. untuk hari ini di cukupkan sekian dulu Untuk Tugasnya silahkan kalian jelaskan Makna atau arti dari Asmaul Husna dibawah ini: 1. Ash-Shamad, 2. Al-Muqtadir, 3. Al-Muqaddim, dan 4. Al-Baqi. Jawabannya boleh" di tulis di kertas selembar" kemudian di kumpulkan ketika pengambilan tugas di sekolah, dan jangan lupa tuliskan namanya Ya ! Jazakumulah khoir