Senin, 20 Juli 2020

PAI SD 6 PEKAN1




Silahkan ditonton dulu materi Pada video ini sampai selesai!








Asalamu a'laikum wr wb 
Hallo Bagimana kabarnya hari ini?😇 semoga semuanya senantiasa mendapat keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT. 

Allah menciptakan Alam ini  dengan bebagai macam keaneka ragaman jenis dan karakter yang berbeda-beda, jika kita perhatikan alam ini tampak sekali keindahannya dengan berbagi macam corak dan warna. Oleh karena itu Keaneka ragaman dan berbagai perbedaan itu merupakan anugerah Allah yang tidak mungkin kita ingkari.

Begitu pun dengan manusia, Allah menciptakan manusia dengan berbagai macam suku, warna kulit, bahasa, karakter dan agama yang berbeda-beda.

Sehingga kita sebagai orang beriman harus menerima kenyataan ini, oleh karena itu Allah yang Maha Tahu segala-galanya telah memberikan panduan hidup pada kita bagaimana mencermati perbedaan ini, yaitu dengan diturunkannya Al-Qur’an yang menjadi pedoman manusia, terlebih lagi  kita sebagai Umat Islam.

Pada kesempatan kali ini kita akan mempelajari bagaimana mencermati perbedaan ini yang diantaranya perbedaan keyakinan menurut petunjuk al-Qur’an Surat Al-Kafirun.
Pada pembelajaran kali ini kita kan mempelajari tahapan-tahapan pembelajaran sebagai –berikut :


Sekilas tentang QS Al-Kafiruun
b.    Membaca Al-kafiruun dengan Tartil
c.    Menulis QS Al-Kafirun

d.    Memahami isi kandungan dari QS Al-Kafirun

        Setelah pembelajaran kali ini kalian di harapkan  dapat:
1.    Mengetahui makna Q.S. al-Kāfirūn.
2.    Membaca Q.S. al-Kāfirūn.
3.    Menulis Q.S. al-Kāfirūn.
4.    Menyebutkan arti Q.S. al-Kāfirūn.
5.    Mencontohkan perilaku toleran dan simpati sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. al-Kāfirūn.
6.    Memiliki sikap toleran dan simpati kepada sesama sebagai implemantasi dari pemahaman isi kandungan  Q.S.  al-Kāfirūn.

Selanjutnya yuk kita cermati gambar di bawah ini!


Apa yang kalian Pikirkan  setelah melihat gambar di atas?

Silahkan tulis di kolom komentar !



Selanjutnya kita masuk pada materi Surat Al-Kafirun.



A.   Sekilas tentang QS Al-Kafirun .


Surat Al-Kafirun merupakan  surat ke-109 dalam mushaf al-qur’an yang berarti orang-orang kafir Jumlah ayat surat  Al- Kafirun 6 (enam) ayat.
Surat  Al- Kafirun mengisyaratkan tentang pupusnya harapan orang-orang kafir Qurays Mekah zaman itu tehadap dakwah nabi Muhammad saw.
Nabi Muhammad saw. tidak mau mengikuti tata cara beribadah orang-orang kafir Quraisy, mereka dipersilahkan beribadah menurut ajaran agamanya sendiri.
Surat Al- Kafirun tergolong surat Makkiyah, karena diturunkan di kota Mekah sesudah surat al-Ma’un. Dinamai “Al- Kafirun” (orang-orang kafir) diambil dari perkataan “Al- Kafirun” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

B. membaca Surat Al-kafirun dengan Tartil.
Walau pun bapa Yakin dan percaya bahwa kalian sudah fasih dalam meafalkan surat Al-Kafirun ini,mari kita simak  lagi  Video berikut ini sebagai bahan untuk menambah pengetahuan dan evaluasi akan bacaan kalian!




Bagaimana sudah baikah bacaan kalian? Atau masih ada kesalahan dalam pengucapannya, jika masih ada yang keliru silahkan perbaiki lagi dengan cara mengulangi lagi bacaannya berulang-ulang- insyaAllah kalian akan bisa mengatasi kekeliruan tersebut.





Tugas: !

1. Silahkan  baca QS Al-Qur’an dan artinya kemudian rekam dan kirimkan ke WA Pak Sarip 083820667845

2. Tulis Surat Al-Kafirun dalam lembaran tugas pada Modul yang telah disediakan.



Untuk pembelajaran hari ini dicukupkan sekian dulu, mudah-mudahan banyak manfaat yang kita ambil, jazakumullah khoir, semoga pekan depan kita bisa bertemu lagi, jangan lupa tugasnya ya !

4 komentar:

  1. natasha muslimah zaenudin
    pendapat dari gamabar di atas:
    jadi gambar tersebut menggambar kan yg berhubungan dengan surat al kafirun yaitu untuk mu agama mu,dan untuk ku agama ku

    BalasHapus
  2. natasha muslimah zaenudin
    pendapat dari gamabar di atas:
    jadi gambar tersebut menggambar kan yg berhubungan dengan surat al kafirun yaitu untuk mu agama mu,dan untuk ku agama ku

    BalasHapus
  3. Gilang maulana ramadhan
    Jadi pendapat saya adalah untuk mu agama mu untuk ku agama ku
    Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yg kamu sembah

    BalasHapus