Senin, 31 Agustus 2020

Hikmah Beriman Pada Hari Kiyamat 6

Asalamualaikum Wr Wb 
Alhamdulillaah hari ini kita masih mendapatkan  kesempatan untuk terus mengikuti pembelajaran, semoga selamanya kita mendapat perlindungan Allah yang Maha Gagah dan Maha Perkasa.
untuk mengetahui sejauh mana pemahaman kalian tentang Kiyamat, silahkan kerjakan tugas berikut ini:

Setelah kalian membaca dan menelaah Tentang Iman Pada Hari Kiyamat Apa sih Hikmah (Manfaat, Rahasia)  Beriman Pada Hari Kiyamat itu?
silahkan jawabannya ditulis di kolom komentar atau langsung di kirim Lewat WA Pa Sarip
Jazakumullah Khoir.

Pesan surat Al-Fatihah kelas 1

Asalamualaikum wr wb 
untuk pembelajaran hari ini kita masih Belajar Suarat Al-Fatihah.
Terima kasih bagi Anak-anak Kls 1 semuanya yang telah mengirimkan VN surat Al-fatihahnya rata-rata semuanya sudah hapal.
Kali ini kita akan melanjutkan dengan Pesan surat al-Fatihah, Yuk Kita simak lagi Video berikut ini!


Untuk Tugas Hari ini silahkan kalian Setor kan kembali bacaan Al-fatihahnya, dengan cara membacanya yang baik dan benar! Pa Sarip Tunngu Ya! Bapa Yakin pasti sekarang lebih lancar dan bagus bacaannya.
Jazakumulah khoir .


Jumat, 28 Agustus 2020

PAI KELAS 2 TUGAS VOICE NOTE SURAT AN-NAS DAN ARTINYA

Asalamu a'laikum Wr Wb
Segala puji milik Allah, shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Rasulullaah s.a.w.
Bagaimana kabarnya hari ini?
Semoga semuanya ada dalam keadaan sehat wal-A'fiyat senantiasa mendapat perlindunganNya.
utuk Pembelajaran Pendidikan Agama Islam hari ini Pa sarip ingin tahu siapa di antara kalian yang sudah hapal Surat An-Nas Beserta artinya?
yang sudah hapal silahkan kalian kirimkan VOICE NOTE  Surat An-Nas dan Artinya ke WA Pa Sarip.
yang belum hapal silahkan hapalkan Ya ! dan jangan lupa kirimkan juga VOICE NOTE nya ke WA Pak Sarip  berikut Nomor WA nya: 
083820667845

Selamat Belajar!

Kamis, 27 Agustus 2020

Pendidikan Agama Islam Kelas 3 27 Agustus 2020

Asalamu a'laikum Wr Wb
Segala puji milik Allah, shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Rasulullaah s.a.w.
Bagaimana kabarnya hari ini?
Semoga semuanya ada dalam keadaan sehat wal-A'fiyat senantiasa mendapat perlindunganNya.
utuk Pembelajaran Pendidikan Agama Islam hari ini Pa sarip ingin tahu siapa di antara kalian yang sudah hapal Surat An-Nasr Beserta artinya?
yang sudah hapal silahkan kalian kirimkan VOICE NOTE  Surat An-Nasr dan Artinya ke WA Pa Sarip.

Yang belum hapal silahkan hapalkan Ya ! dan jangan lupa kirimkan Juga VOICE NOTE nya ke WA Pak Sarip  berikut Nomor WA nya: 
083820667845

Selamat Belajar!

Rabu, 26 Agustus 2020

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam kelas 4



Tugas PAI



Asalamu a'laikum Wr Wb
Segala puji milik Allah, shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Rasulullaah s.a.w.
Bagaimana kabarnya hari ini?
Semoga semuanya ada dalam keadaan sehat wal-A'fiyat senantiasa mendapat perlindunganNya.
utuk Pembelajaran Pendidikan Agama Islam hari ini silahkan toton dulu Video berikut ini :



setelah selesai silahkan menonton silahkan beri komentar dan selanjutnya  kerjakanlah tugas yang telah di bagikan di sekolah!  
seperti yang tertera di bawah ini



Kelas 4                                    Nama:__________________


Jawablah Pertyanyaan di Bawah ini dengan singkat dan jelas?

1.  Bagaimana kita bisa yakin bahwa Allah itu ada, padahal Allah tidak bisa dilihat oleh mata manusia?
2. Apa gunanya kamu mengetahui sifat Allah itu al-Bashir? Jelaskan!
3. Apa gunanya kamu mengetahui sifat Allah itu al-‘Adl?
Jelaskan!
4. Apa gunanya kamu mengetahui sifat Allah itu al-‘Adzim?
Jelaskan!
5. Bagaimana kita bisa meyakini adanya rasul-rasul Allah? Jelaskan!
6. Apa yang  dimaksud  dengan  beriman  kepada  rasul-rasul  Allah?
Jelaskan!
7. Sebutkan sepuluh nabi dan rasul yang kamu ketahui!.

Selasa, 25 Agustus 2020

Asalamu a'laikum Wr Wb

Segala puji milik Allah, shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Rasulullaah s.a.w.
Bagaimana kabarnya hari ini?
Semoga semuanya ada dalam keadaan sehat wal-A'fiyat senantiasa mendapat perlindunganNya.


berikut materi yang di bahas pada Video pembelajaran pekan Lalu tanggal 11 Agustus 2020 silahkan kalian baca kembali 

B. Mengenal Kitab-kitab Allah Swt. 

1. Perintah Beriman kepada Kitab-Kitab Allah Swt.


Bacalah al-Qur’ān surat an-Nisā’/4: 136  berikut dengan cermat:




 يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ ءَامِنُوا۟ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَٱلْكِتَٰبِ ٱلَّذِى نَزَّلَ عَلَىٰ رَسُولِهِۦ وَٱلْكِتَٰبِ ٱلَّذِىٓ أَنزَلَ مِن قَبْلُ ۚ وَمَن يَكْفُرْ بِٱللَّهِ وَمَلَٰٓئِكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَٰلًۢا بَعِيدًا 


Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Tetaplah beriman kepada Allah Swt. dan 

Rasul-Nya (Muhammad) dan kepada Kitab (al-Qur’ān) yang diturunkan kepada RasulNya, serta kitab yang diturunkan sebelumnya. Barangsiapa ingkar kepada Allah Swt., 
malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka 
sungguh, orang itu telah tersesat sangat jauh”.

Allah Swt. menyuruh manusia beriman kepada kitab al-Qur’ān dan kepada kitab-kitab 
yang diturunkan kepada para rasul sebelumnya. Jika tidak beriman kepada kitab-kitab itu, maka orang itu tergolong orang yang sesat.
Bagaimana cara beriman kepada kitab-kitab Allah Swt. itu?

Caranya, dengan meyakini bahwa Allah Swt. telah menurunkan kitab-kitab-Nya kepada para Rasul-Nya melalui Malaikat Jibril. Kitab-kitab tersebut harus dijadikan pedoman hidup untuk menuntun dan mengatur cara kita bersikap dan berperilaku, guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.

2. Nama-Nama Kitab Allah Swt.
Allah telah menurunkan empat kitab suci serta beberapa Suhuf yang diberikan kepada nabi dan rasul yang berbeda jaman dan umatnya. Semua kitab suci dan  Suhuf  tersebut diturunkan oleh Allah kepada para nabi dan rasul untuk dijadikan sumber kebenaran dan petunjuk untuk memperoleh keselamatan dan kebahagiaan dunia dan akhirat. Kitab suci tersebut adalah sebagaimana dijelaskan berikut ini.

a. Kitab Taurat

Kitab Taurat diturunkan kepada Nabi Musa a.s. kurang lebih pada abad 12 SM (sebelum masehi) di daerah Israil dan Mesir. Kitab Taurat menggunakan bahasa Ibrani.

b.  Kitab Zabur

Kitab Zabur diturunkan kepada NabiDāūd a.s. Ketika beliau menduduki tahta sebagai raja Bani Israil pada abad 10 SM di tanah Kanaan.

c.  Kitab Injil

Kitab Injil diturunkan kepada Nabi  Isā a.s.pada sekitar abad 1 Masehi di daerah Yerussalem. Dalam bahasa Yunani Injil berarti kabar selamat, pelajaran yang baru atau kabar gembira.

d.  Kitab al-Qur’ān

Kitab al-Qur’ān mulai diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. pada abad 6 Masehi di Mekah. 

Peristiwa turunnya ayat al-Qur’ān atau dikenal dengan Nuzulul Quran, terjadi pertama kali ketika Nabi Muhammad menyendiri di Gua Hira, Mekah. 

Turunnya alQur’ānmenandai awal diangkatnya Muhammad saw. sebagai Rasulullah (utusan Allah Swt.). 

Usia beliau saat itu genap 40 tahun.
Al-Qur’ānterdiri dari 114 surat, terbagi dalam 30 juz dan 6236 ayat. Al-Qur’ān diwahyukan selama 22 tahun 2 bulan dan 22 hari. 
Al-Qur’ānmenyempurnakan seluruh hukum-hukum Allah Swt. yang terdapat dalam kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya. Ia diturunkan untuk seluruh umat manusia sebagai rahmat bagi semesta alam atau disebut juga Rahmatan lil‘Ālamin

C. Kitab Allah Swt. Membawa Ajaran Terpuji

Kitab Allah Swt. adalah petunjuk dalam kehidupan. Petunjuk kepada manusia untuk berperilaku. 
Misalnya berperilaku kepada Allah Swt., berperilaku kepada sesama manusia, berperilaku kepada hewan, tumbuhan, dan alam semesta. 

Bahkan berperilaku untuk diri-sendiri, misalnya selalu bersih, makan-minum dengan teratur, dan tidak boleh menyiksa diri.






Itulah materi* untuk Peka ini, Jazakumullah khoir Terima kasih kalian sudah membaca dan mempelajarinya  semoga bermanfaat dan mudah-mudahan Allah senantasa memberi keberkahan kepada kita semuanya Aamiin.

Untuk Mengetahui Sejauh mana penguasaan kalian pada materi ini silahkan jawab pertanyaan berikut !
* Materi ini Diambil dari BUKU PAI SD Kelas 5

TUGAS!

 "Tuliskan Nama-kitab-kitab Allah dan Nabi Yang Menerimanya !"

Untuk Anak-anak Kelas 5 SD Juara Bandung silahkan Jawaban ditulis melalui kolom Komentar atau kirimkan ke WA Pak Sarip : 083820667845
Jazakumullah Khoir!





Pai kelas 5

Asalamu a'laikum Wr Wb

Segala puji milik Allah, shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Rasulullaah s.a.w.
Bagaimana kabarnya hari ini?
Semoga semuanya ada dalam keadaan sehat wal-A'fiyat senantiasa mendapat perlindunganNya.

berikut materi yang di bahas pada Video pembelajaran pekan Lalu tanggal 11 Agustus 2020 silahkan kalian baca kembali 

A. Mari Mengenal Allah Swt.

1. Mengenal Allah Swt. melalui al-Asmā’u al-Husnā

Sudah menjadi kebiasaan, apabila kita ingin mengenal sesuatu, misalnya mengenali  orang, hewan, tumbuhan, dan benda alam lainnya, yang pertama ditanyakan adalah namanya. 

Melalui nama itu kita mengenal sesuatu. Demikian juga halnya Tuhan. Siapakah  Tuhan? 
Agama Islam menyebutnya Allah Swt. Untuk mengenal lebih jauh, siapa Allah Swt., jawabannya, ada pada al-Asmā’u al-Husnā. Oleh karena itu, Allah Swt. mewahyukan nama-Nya kepada manusia melalui kitab suci al-Qur’ān. 

Di sana disebutkan nama-nama Allah Swt. sebanyak 99 nama atau disebut dengan al-Asmā’u al-Husnāyaitu nama-nama yang baik dan indah. Adapun pelajaran alAsmā’u al-¦usnā di kelas 5 ini, dibatasi hanya  4 al-Asmā’u al-Husnā, yaitu  al-Mumit, al-Hayyu, al-Qayyūm,dan al-Ahad. 

Uraiannya sebagai berikut:

 Al-Mumit mengandung arti Yang Maha Mematikan. Allah Swt. telah berfirman: 

 كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ 

“Setiap yang bernyawa pasti mati”. (Terj. QS. Ali Imraan: 185) 

 Oleh karena itu, kematian tidak dapat dihindari manusia. Kematian bukanlah sesuatu yang ditakuti, akan tetapi kematian adalah tangga menuju kebahagiaan abadi. 


 Al -Hayyu (Yang Mahahidup), mengandung arti bahwa Allah Swt. hidup kekal selamanya, dan Yang Memberi Hidup makhluk-Nya.

Hidup atau mati ada di dalam kekuasaan Allah Swt. Contoh, berapa banyak orang yang sedang mengalami sakit berat, tapi Allah masih berkehendak memberikan kesempatan untuk hidup. 

Sebaliknya, sering kita melihat orang tidak sakit, kondisi dalam keadaan sehat wal’afiat, tiba-tiba saja terdengar sudah meninggal dunia. Penyebabnya bermacam-macam,ada yang sakit jantung, terjatuh, tabrakan atau tertabrak, tenggelam, tertembak, dan sebagainya. 

Berdo’alah kepada Allah Swt.: “Ya Allah Ya Hayyu, wahai Tuhan Yang Maha Hidup, Hidupilah kami dalam keselamatan dan kemanfaatan”. 

 Al-Qayyūm (Yang Maha Berdiri/Mandiri), mengandung arti Allah Swt. itu berdiri sendiri 
untuk selama-lamanya. Allah Swt. memberikan pendidikan kepada manusia supaya 
hidup tidak selalu bergantung kepada orang lain. 

 Al-Ahad (Yang Maha Esa), mengandung arti Allah Swt. itu Esa. 
Perhatikan al-Qur’ānsurat  al-Ikhlas berikut ini: 

 قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ 

qul huwallāhu aḥad


Artinya:

 “katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa”. 

Disebut pula dengan“al-Wahid” artinya Yang Maha Tunggal atau Maha Esa, tak ada sekutu bagi-Nya. 


2. Aku Ingin Terpuji di Hadapan Allah Swt.

Mari kita bersikap dan berperilaku dengan cara mengamalkan al-Asmā’u  al-Husnā sebagai berikut. 

a.  Al-Mumit mengandung arti Yang  Maha Mematikan.

Allah Swt. telah berfirman: “Setiap yang bernyawa pasti mati”. Manusia, hewan, dan tumbuhan akan mati. Manusia tidak bisa lari dari kematian.

Kematian bukanlah sesuatu yang ditakuti, akan tetapi kematian adalah tangga menuju kebahagiaan abadi kita ingin bahagia maka kita ikuti perintah Allah Swt. dan Rasul-Nya. 

Misalnya, rajin  salat, rajin membaca al-Qur’ān, rajin belajar, serta patuh dan hormat kepada orangtua  dan guru. Kemudian jauhi yang dilarang oleh Allah Swt. dan Rasul-Nya. Misalnya mencuri, berkelahi dan menyakiti orang lain. Selain itu, biasakan berdoa kepada Allah  Swt.: “Yā Allah Yā Mumit, wahai Tuhan Yang Maha Mematikan, matikanlah kami nanti dalam keadaan husnul khatimah”.




b. Al-Hayyu (Yang Maha Hidup), mengandung arti bahwa yang memberi hidup (nyawa)  dan rezeki adalah Allah Swt. Oleh karena itu, hidup atau ti ada di dalam kekuasaan Allah Swt.

Bagaimana sikap dan perilaku kita dalam hidup atau kehidupan? 

Tugas  manusia adalah memelihara kehidupan dan mencari rezeki yang sudah disediakan oleh Allah Swt. seperti memelihara diri sendiri, yaitu dengan cara makan dan minum secara teratur, jangan berlebihan, dan selalu memelihara kebersihan agar tetap sehat. 

Sedangkan perilaku membantu kelangsungan hidup orang lain, misalnya bersedekah dengan cara memberi makan, minum, dan membantu kesehatan orang lain yang membutuhkannya. 

c. Al-Qayyūm (Yang Maha Berdiri/Mandiri), mengandung arti Allah Swt. itu berdiri sendiri untuk selama-lamanya. Allah Swt. memberikan pendidikan kepada manusia supaya hidup tidak selalu bergantung kepada orang lain. Hidup harus punya semangat mandiri dalam segala situasi dan kondisi.

Pada zaman dahulu ada pepatah yang  menyatakan:

 “Berdiri di atas kaki sendiri (Berdikari)”.bila di rumah harus sudah dapat melakukan sendiri hal-hal tertentu. 

Misalnya, merapikan tempat tidur, menyiapkan peralatan sekolah, mencari sendiri pakaian sekolah, mengambil sendiri sarapan/makanan untuk berangkat sekolah, dan sebagainya. 

Berdo’alah kepada Allah Swt: “Yā Allah Yā Qayyūm, wahai Tuhan Yang Maha Berdiri Sendiri/Mandiri, jadikanlah hidup kami tidak selalu bergantung kepada orang lain”.

d. Al-Ahad (Yang Maha Esa), mengandung arti Allah Swt. itu Esa. 

Yang Maha Tunggal atau Esa, yang tetap menyendiri dan tak ada sekutu bagi-Nya. Allah Swt. mandiri tidak membutuhkan yang lainnya. 

Sifat ini memberi pelajaran kepada kita agar selalu mandiri tidak selalu bergantung kepada orang lain. Misalnya mandi, makan, berpakaian, mengerjakan PR, menyusun dan merapikan buku pelajaran di rumah dan sekolah. 

Kemudian berdoa sendiri: ”Yā Allah, Engkaulah Tuhan satu-satunya, tiada  sekutu bagi-Mu. Engkau tempat meminta. Jadikanlah aku dapat hidup mandiri”.

Itu materi tentang Mengenal Allah melalui Namanya, dan bagaimana kita bersikap dalam mengimaninya dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. 
selanjutnya kita lanjutkan dengan ateri yang selanjutnya yaitu Beriman Pada Kitab-kitab Allah.


Senin, 24 Agustus 2020

Materi PAI Kelas 6 Tanda-tanda Kiyamat


Asalamu a'laikum Wr Wb

Segala puji milik Allah, shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Rasulullaah s.a.w.
Bagaimana kabarnya hari ini?
Semoga semuanya ada dalam keadaan sehat wal-A'fiyat senantiasa mendapat perlindunganNya.

Bagi kita mempercayai  terjadinya hari Qiyamat merupakan bagian dari rukun iman.
Pada pembahasan yang lalu sudah di sebutkan berbagai dalil atau dasar yang menunjukan akan terjadinya hari Qiyamat yang merupakan dasar bagi peningkatan  keimanan kita terhadap Hari Qiyamat.
Tak seorangpun dari manusia yang mengetahui kapan Qiyamat akan terjadi, rasulullaah Muhammad s.a. w pun tidak menyebutkannya.
Beliau hanya menyebutkan tanda-tandanya saja.
Pada pembelajaran kali ini kita akan belajar tentang tanda-tanda akan terjadinya hari Qiyamat.
Silahkan bacalah  materi berikut dengan seksama!

Ayat-ayat al-Qur-an yang mulia dan hadits-hadits shahih menunjukkan telah dekatnya hari Kiamat karena munculnya sebagian besar tanda-tanda Kiamat merupakan bukti bahwa Kiamat sudah dekat dan kita berada di akhir dunia.Allah Ta’ala berfirman:

 اقْتَرَبَ لِلنَّاسِ حِسَابُهُمْ وَهُمْ فِي غَفْلَةٍ مُعْرِضُونَ

 “Telah dekat kepada manusia hari menghisab segala amalan mereka, sedang mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling (daripadanya).” [Al-Anbiyaa’: 1]

Allah Ta’ala berfirman:

 وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّ السَّاعَةَ تَكُونُ قَرِيبًا “…

Dan tahukah kamu (hai Muhammad), boleh jadi hari Berbangkit itu sudah dekat waktunya.” [Al-Ahzaab: 63]

PEMBAGIAN TANDA-TANDA KIAMAT TELAH DEKAT (ASYRAATHUS SAA'AH)


Tanda-tanda Kiamat terbagi menjadi dua bagian:

1.   Tanda-Tanda Kecil

Tanda-tanda kecil Yaitu tanda-tanda yang mendahului Kiamat dalam kurun waktu yang lama dan merupakan sesuatu yang biasa. Seperti, kebodohan, meminum khamr, saling berlomba membuat dan meninggikan bangunan, dan lainnya.
Terkadang sebagiannya nampak bersamaan dengan tanda-tanda besar Kiamat, atau setelahnya.

2.   Tanda-Tanda Besar

Tanda-tanda besar Yaitu peristiwa-peristiwa besar menjelang Kiamat dan merupakan sesuatu yang tidak biasa terjadi. Seperti keluarnya Dajjal, turunnya Nabi 'Isa Alaihissallam, keluarnya Ya'-juj dan Ma'-juj, dan terbitnya matahari dari barat. [7]


Sebagian ulama membagi tanda-tanda Kiamat berdasarkan kemunculannya menjadi tiga bagian: 




A. Telah muncul dan berakhir.
B. Telah muncul dan senantiasa muncul bahkan bertambah banyak.
C. Belum muncul sampai sekarang.

Dua bagian yang pertama merupakan tanda-tanda kecil, adapun bagian ketiga, maka bergabung di dalamnya tanda-tanda besar dan sebagian tanda-tanda kecil.

Telah disebutkan sebelumnya bahwa tanda-tanda kiamat kecil adalah tanda-tanda kiamat yang telah muncul dan menandakan kiamat akan tiba namun dalam waktu yang masih cukup panjang. Berikut ini adalah beberapa tanda-tanda kiamat kecil yang telah terjadi maupun yang masih berlangsung hingga saat ini
1.      Diutus dan Wafatnya Nabi Muhammad SAW

Muhammad SAW adalah rasul akhir zaman, datangnya dan wafatnya beliau adalah salah satu tanda kiamat sebagaimana yang disebutkan dalam hadits berikut ini (baca keutamaan cinta kepada rasulullah bagi umat muslim)
‘(Masa) diutusnya aku dan (hari terjadinya) Kiamat seperti dua (jari) ini’.”(Anas Radhiyallahu ‘Anhu) berkata, “Dan beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam merapatkan jari telunjuk dengan jari tengahnya.” (HR. Muslim).
Rasul juga bersabda
‘Hitunglah enam (tanda) menjelang datangnya hari Kiamat ………’ dan beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyebutkan diantaranya : ‘Kematianku’.” (HR. Al-Bukhari).
2.      Penaklukan Baitul Maqdis
Baitul maqdis adalah salah satu tempat bersejarah islam yang ada di Yerussalem, Palestina. Pada masa kekhalifahan Umar bin Khatab, Baitul Maqdis berhasil ditaklukkan oleh umat islam di tahun 16 H (baca perkembangan islam abad pertengahan dan sejarah islam dunia). Penaklukan baitul maqdis ini adalah salah satu tanda-tanda kiamat kecil yang disebutkan dalam hadits. Dalam hadits tersebut disebutkan bahwa Auf bin Malik Radhiyallahu ‘Anhu berkata, “Rasulullah bersabda :
Hitunglah enam (tanda) menjelang datangnya hari Kiamat ………’ dan beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyebutkan diantaranya : ‘Penaklukan Baitul Maqdis’.” (HR. Al-Bukhari).
3.      Wabah Tha’un ‘Amwas
Wabah thaun amwas adalah suatu penyakit yang menyerang hewan ternak dan tanda ini telah muncul sejak zaman kekhalifahan umar bin Khatab dan menewaskan banyak orang pada saat itu. Dalam hadits  ‘Auf bin Malik Radhiyallahu ‘Anhu sebelumnya juga disebutkan bahwa Rasul bersabda :
“Hitunglah enam (tanda) menjelang datangnya hari Kiamat ………’ dan beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyebutkan diantaranya : ‘Kemudian banyaknya kematian yang menimpa kalian bagaikan penyakit (qu’ash1) kambing’.” (HR. Al-Bukhari).
4.      Banyaknya orang kaya dengan harta berlimpah
Tanda-tanda kiamat kecil lainnya adalah banyaknya orang kaya yang memiliki harta melimpah sehingga tidak ada orang yang mau atau pantas mendapatkan sedekah (baca keutamaan bersedekah). Pada zaman tersebut manusia akan mendapatkan harta dengan mudah sebagaimana yang disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA bahwa rasul bersabda
“Tidak akan terjadi hari Kiamat hingga harta benda banyak pada kalian, lalu melimpah ruah, sampai-sampai menyusahkan pemilik harta (mencari) orang yang menerima sedekah darinya, dan seorang dipanggil (untuk) menghadapnya, lalu dia berkata, ‘Aku tidak memiliki keperluan terhadapnya’.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
5.      Munculnya Beragam Fitnah
Fitnah atau tuduhan yang tidak mendasar dan segala perbuatan keji yang ditujukan pada umat islam adalah salah satu tanda kiamat kecil sebagaimana yang diriwayatkan dalam hadits dari Abu Musa al-Asy’ary bahwa Rasul bersabda
“Sesungguhnya menjelang datangnya hari Kiamat (terjadi) banyak fitnah, bagaikan bagian malam yang gelap gulita. Seseorang yang di pagi hari dalam keadaan beriman, dan di sore harinya menjadi kafir. (Ada) yang di sore harinya dalam keadaan beriman, dan di pagi harinya menjadi kafir. Orang yang duduk di saat itu lebih baik daripada orang yang berdiri, orang yang berdiri di saat itu lebih baik daripada orang yang berjalan, dan orang yang berjalan saat itu lebih baik daripada orang yang berlari. Maka patahkanlah busur-busur kalian, putuskanlah tali-tali busur kalian, dan pukulkanlah pedang-pedang kalian ke batu. Jika (rumah) salah seorang dari kalian dimasuki (fitnah), maka jadilah seperti yang terbaik dari kedua anak Adam (Habil).” (HR. Imam Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan al-Hakim)
Adapun peristiwa fitnah tersebut meliputi  fitnah-fitnah yang berasal dari arah Timur (al-masyrik), pembunuhan ‘Utsman Ra, peperangan dan sebaiknya umat islam mampu melindungi dirinya dari segala bentuk fitnah tersebut.
6.      Fenomena Nabi Palsu
Dalam ash-Shahihain dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu dari Nabi  Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda :
“Tidak akan terjadi hari Kiamat hingga dibangkitkan ‘para dajjal (pendusta)’  yang (jumlahnya) mendekati tiga puluh, semuanya mengaku bahwa mereka adalah utusan Allah (Rasulullah).”
Banyak sudah manusia yang mengaku sebagai nabi dan hal ini sudah berlangsung sejak masa kekhalifahan khulafaur rasyidin. Dimasa khalifah Abu bakar, muncul pendusta seperti Musailamah al-Kadzdzab kemudian nabi palsu lainnya yakni a al-Aswad al-‘Ansi muncul di negeri Yaman Demikian juga dengan Thulaihah bin Khuwailid al-Asadi yang mengaku sebagai nabi dan kemudian bertaubat dan memeluk agama islam. Di masa saat ini kita juga sering mendengar tentang orang yang mengaku sebagai nabi seperti Mirza Ghulam ahmad yang berasal dari India. (baca nama-nama nabi dan rasul)
7.      Fenomena Api Hijaz
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda :
“Tidak akan terjadi hari Kiamat sampai api keluar dari tanah Hijaz yang  menerangi leher-leher unta di Bashra.”
Fenomena api hijaz adalah api yang muncul pada pertengahan abad ke-7 Hijriyah, atau tepatnya di tahun 654 H dan para ulama berpendapat bahwa kobaran api tersebut adalah salah satu tanda kiamat kecil.
8.      Merebaknya Perzinaan
Masalah perzinahan bukan barang baru dalam kehidupan manusia dan bahkan di zaman modern ini perzinahan semakin marak dan banyak orang yang melakukan hal tersebut atas nama pergaulan bebas serta melakukan zina tanpa adanya hubungan pernikahan (baca hukum hamil di luar nikah dan hukum pernikahan dalam islam). Merebaknya zina (baca amalan penghapus dosa zina dan hukum zina tangan) adalah salah satu tanda kiamat kecil sebagaimana yang disebutkan dalam hadits
 ‘Sesungguhnya diantara tanda-tanda Kiamat adalah ………’ dan beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyebutkan diantaranya : ‘Merebaknya perzinaan’.”
9.      Riba Merajalela
Riba adalah perbuatan yang diharamkan oleh Allah karena dapat membawa kerugian bagi umat manusia. Masyarakat saat ini banyak yang tidak memperdulikan harta yang mereka peroleh dan tidak merasa berat akan harta yang diperoleh dari riba (baca juga cara menghindari riba dan bahaya riba dunia akhirat) misalnya pinjaman dari bank (baca hukum pinjam uang di bank). Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu rasul bersabda
“Sungguh akan datang suatu zaman pada manusia, seseorang tidak peduli (lagi) dengan (status) kehalalan atau keharaman harta yang ia peroleh”
10. Maraknya Minuman Keras (Khamer) dan Menganggapnya Halal
Khmar atau minuman keras dan segala yang memabukkan dapat dengan mudah kita jumpai saat ini termasuk minuman beralkohol yang dijual dipasaran (baca minuman haram dalam islam dan hukum memakai parfum beralkohol). Hal ini adalah salah satu tanda kiamat kecil sebagaimana yang disebutkan dalam hadits yang  diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘Anhu berkata “Aku mendengar Rasulullah bersabda
 ‘Diantara tanda-tanda Kiamat adalah ………’ dan beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyebutkan diantaranya : ‘(Maraknya) minuman khamer ’.”
11. Berlomba-lomba Menghiasi Masjid dan Berbangga-bangga dengannya
Umat islam membangun masjid dan menghiasinya dengan megah dan berbangga-bangga dengannya sebagaimana yang disebutkan dalam hadits berikut
 “Sungguh kamu akan menghiasinya (yaitu: masjid-masjidmu) sebagaimana bangsa Yahudi dan Nashrani menghias (tempat-tempat ibadah mereka).” (. Al-Bukhari)
12. Zaman Semakin Singkat
Waktu yang semakin singkat, bulan semakin terasa pendek dan hari-hari berlangsung dengan cepat adalah salah satu tanda hari kiamat sudah semakin dekat. Hal ini disebutkan dalam hadits berikut ini
“Tidak akan terjadi hari Kimat hingga zaman semakin singkat, maka jadilah setahun bagaikan sebulan, sebulan bagaikan sepekan, sepekan bagaikan  hari jum’at seperti sehari, sehari bagaikan sejam, dan sejam bagaikan seperti terbakarnya pelepah pohon kurma (cepat sekali, ).” (HR.Ahmad, at-Tirmidzi, dan Al-Albani).
13. Banyaknya Orang-Orang yang Ditenggelamkan ke Dalam Bumi, Diubah Raut Wajahnya dan Dilempar Batu
Tanda lainnya dari kiamat adalah banyaknya kemaksiatan yang meraja lela dan banyak manusia yang ditenggelamnkan ke bumi. Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda
 “Akan ada pada akhir umatku (orang-orang) yang ditenggelamkan ke dalam bumi, dirubah rawut wajahnya, dan dilempari (batu).” Aisyah Radhiyallahu ‘Anha berkata: ‘Aku bertanya, (Wahai Rasulullah, apakah kami akandibinasakan sementara masih ada orang-orang soleh ditengah-tengah kami?)). Beliau menjawab, “Benar, ketika kemaksiatan telah merajalela.

14. Banyaknya kebodohan dan diangkatnya ilmu

Tanda-tanda kiamat kecil yang selanjutnya adalah diangkatnya ilmu pengetahuan dan meninggalnya ulama-ulama yang membawa ilmu tersebut. Disamping itu, kebodohan semakin merajalela dalam artian kebodohal yang menyangkut ilmu agama dan syariat islam.
Banyak sekali dalil tentang hal ini, di antaranya sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

اُعْدُدْ سِتًّا بَيْنَ يَدَيِ السَّاعَةِ: مَوْتِيْ، ثُمَّ فَتْحُ بَيْتِ الْمَقْدِسِ، ثُمَّ مُوْتَانٌ يَأْخُذُ فِيْكُمْ كَقُعَاصِ الْغَنَمِ، ثُمَّ اسْتِفَاضَةُ الْمَالِ حَتَّى يُعْطَى الرَّجُلُ مِائَةَ دِيْنَارٍ فَيَظَلُّ سَاخِطًا، ثُمَّ فِتْنَةٌ لاَ يَبْقَى بَيْتٌ مِنَ الْعَرَبِ إِلاَّ دَخَلَتْهُ، ثُمَّ هُدْنَةٌ تَكُوْنُ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَ بَنِي اْلأَصْفَرِ، فَيَغْدِرُوْنَ فَيَأْتُوْنَكُمْ تَحْتَ ثَمَانِيْنَ غَايَةً، تَحْتَ كُلِّ غَايَةٍ اِثْنَا عَشَرَ أَلْفًا.

 “Perhatikanlah enam tanda-tanda hari Kiamat:
(1) wafatku,
(2) penaklukan Baitul Maqdis,
 (3) wabah kematian (penyakit yang menyerang hewan sehingga mati mendadak) yang menyerang kalian bagaikan wabah penyakit qu’ash yang menyerang kambing,
(4) melimpahnya harta hingga seseorang yang diberikan kepadanya 100 dinar, ia tidak rela menerimanya,
(5) timbulnya fitnah yang tidak meninggalkan satu rumah orang Arab pun melainkan pasti memasukinya, dan
 (6) terjadinya perdamaian antara kalian dengan bani Asfar (bangsa Romawi), namun mereka melanggarnya dan mendatangi kalian dengan 80 kelompok besar pasukan. Setiap kelompok itu terdiri dari 12 ribu orang.” [5]




B. Tanda -Tanda Besar Hari Kiamat 


Dan berikut ini adalah tanda –tanda besar Hari Qiyamat



عَنْ حُذَيْفَةَ بْنِ أَسِيدٍ الْغِفَارِيِّ قَالَ اطَّلَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيْنَا وَنَحْنُ نَتَذَاكَرُ فَقَالَ مَا تَذَاكَرُونَ قَالُوا نَذْكُرُ السَّاعَةَ قَالَ إِنَّهَا لَنْ تَقُومَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ فَذَكَرَ الدُّخَانَ وَالدَّجَّالَ وَالدَّابَّةَ وَطُلُوعَ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا وَنُزُولَ عِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيَأَجُوجَ وَمَأْجُوجَ وَثَلَاثَةَ خُسُوفٍ خَسْفٌ بِالْمَشْرِقِ وَخَسْفٌ بِالْمَغْرِبِ وَخَسْفٌ بِجَزِيرَةِ الْعَرَبِ وَآخِرُ ذَلِكَ نَارٌ تَخْرُجُ مِنْ الْيَمَنِ تَطْرُدُ النَّاسَ إِلَى مَحْشَرِهِمْ

Artinya, “Dari Hudzaifah bin Asid Al Ghifari berkata, Rasulullah SAW menghampiri kami saat kami tengah membicarakan sesuatu. Ia bertanya, ‘Apa yang kalian bicarakan?’ Kami menjawab, ‘Kami membicarakan kiamat.’ Ia bersabda, ‘Kiamat tidaklah terjadi sehingga kalian melihat sepuluh tanda-tanda sebelumnya.’ Rasulullah menyebut :

1.    Kabut,

2.    Dajjal,

3.    Binatang (ad-dābbah),

4.    Terbitnya matahari dari barat,

5.    Turunnya Isa bin Maryam AS,

6.    Ya'juj dan Ma'juj,

7.    Tiga gerhana, gerhana di timur,

8.    Gerhana di barat dan

9.    Gerhana di jazirah Arab

10.dan yang terakhir adalah api muncul dari Yaman menggiring manusia menuju tempat perkumpulan mereka,”

(Lihat Abul Husain Muslim bin Hajjaj bin Muslim An-Naisaburi, Al-Jāmi’us Ṣaḥīḥ, [Beirut, Dārul Afaq Al-Jadidah: tanpa tahun], juz VIII, halaman 178).
Wallahu A’lam

Itulah di antara tanda tanda Kiyamat

Terimaksih semoga semuanya ada dalm perlindungan Allah SWT


Dan untuk tugasnya silahkan Kalian tuliskan !


“ Amatilah keadaan sekitar kita baik melalui berita di Televisi ataupun media lainya  Tanda-tanda Qiyamat yang telah muncul dan ada di sekitar Kita!”

Jawaban boleh ditulis, di kertas selembar, atau di WA langsung maupun di kolom Komentar


Selamat Belajar !!!